KPU Kota Mojokerto Gelar Rapat Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto menyelenggarakan Rapat Evaluasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 pada Selasa (23/12/2025) pukul 12.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor KPU Kota Mojokerto.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Mojokerto, Polres Mojokerto Kota, Kodim 0815 Mojokerto, Bawaslu Kota Mojokerto, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Mojokerto, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Mojokerto, para lurah se-Kota Mojokerto, serta Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus Mojokerto.

Rapat dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni, yang dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa terdapat penyesuaian kebijakan dalam pelaksanaan rekapitulasi PDPB pada tahun 2025. Jika pada masa pra Pemilu rekapitulasi dilakukan setiap bulan, maka pasca Pemilu/Pemilihan rekapitulasi PDPB dilaksanakan setiap triwulan. Penyesuaian tersebut tidak mengurangi esensi PDPB, melainkan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pemutakhiran data pemilih agar setiap perubahan status kependudukan dapat teridentifikasi secara tepat sebagai bahan penyempurnaan daftar pemilih pada Pemilu/Pemilihan berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Mojokerto juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan disetiap instansi, atas sinergi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik. Disampaikan bahwa kegiatan pencermatan dan pemutakhiran data pemilih tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan lintas instansi, sehingga kerja sama ini diharapkan terus ditingkatkan guna mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya, M. Oggy Yulian Pratama selaku Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Mojokerto menjelaskan secara komprehensif perjalanan KPU Kota Mojokerto dalam melakukan pemutakhiran data pemilih, mulai dari Data Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2024 hingga Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan IV Tahun 2025. Dalam pemaparannya, Oggy mereviu kembali seluruh rangkaian kegiatan dan upaya yang telah dilakukan KPU Kota Mojokerto selama proses pemutakhiran data pemilih berlangsung.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2025 didasarkan pada berbagai sumber data, antara lain DP4/Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu per tanggal 25 Mei 2025 dan 15 Oktober 2025, saran perbaikan dari Bawaslu Kota Mojokerto, data turunan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), serta data pemilih luar negeri dari Kementerian Luar Negeri. Berdasarkan proses pemutakhiran tersebut, terjadi perkembangan jumlah pemilih dari DPT sebanyak 105.313 pemilih, meningkat menjadi 106.226 pemilih pada PDPB Triwulan II, 107.247 pemilih pada PDPB Triwulan III, dan mencapai 107.807 pemilih pada PDPB Triwulan IV Tahun 2025. 

Pada sesi terakhir, rapat dilanjutkan dengan penyampaian masukan dan tanggapan dari para pemangku kepentingan terkait berbagai kendala serta hal-hal yang perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan pemutakhiran data pemilih. Masukan tersebut mencakup aspek koordinasi, kepastian jadwal kegiatan, serta dukungan data dari instansi terkait.

Dari sisi pengawasan, Bawaslu Kota Mojokerto menyampaikan sejumlah catatan hasil koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pentingnya penguatan sosialisasi kepada masyarakat agar pelaksanaan kegiatan pemutakhiran data pemilih dapat berjalan secara optimal. Sementara itu, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Mojokerto turut menyampaikan gambaran umum terkait data warga binaan yang menjadi bagian dari proses pemutakhiran data pemilih.

Seluruh masukan dan saran yang disampaikan dalam rapat tersebut selanjutnya dituangkan dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk kemudian ditindaklanjuti oleh KPU Kota Mojokerto sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pada pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ke depan. (AAA)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 63 Kali.