Berita Terkini

1407

KPU Kota Mojokerto Siapkan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula Jelang Pilkada 2024

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id – KPU Kota Mojokerto menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Pemula dalam Pilkada Serentak 2024 di Hotel Lynn, Senin (2 September 2024). Acara ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota PPK dan PPS Se-Kota Mojokerto, serta perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Mojokerto. Hadir dalam Rakor ini, Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni, komisioner Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM, Yahya Sachrul Wahyu, Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ulil Abshor, dan Divisi Hukum dan Pengawasan, Suwaji.  Dalam sambutannya, Ketua KPU Usmuni menekankan pentingnya pemilih pemula, yaitu mereka yang belum pernah menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung pada 14 Februari 2024. Data menunjukkan bahwa dari 700 pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman KTP elektronik, masih ada 1.769 orang yang belum melakukan perekaman. Usmuni berharap proses perekaman KTP elektronik oleh pemilih pemula dapat diselesaikan tepat waktu agar mereka dapat berpartisipasi dalam Pilkada mendatang. Sementara itu, Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Yahya Sachrul Wahyu dalam pemaparannya meminta agar seluruh jajaran PPK dan PPS dapat berperan aktif dalam kegiatan Sosialisasi Pilkada 2024 dan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula yang diagendakan akan diselenggarakan oleh KPU Kota Mojokerto di seluruh SMA/SMK/MA. "Kami menargetkan dengan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi pemilih pemula yang masiv nantinya dapat meningkatkan pemahaman pemilih pemula akan pentingnya partisipasi pemilih pemula dalam Pemilu atau Pilkada," ucapnya. (hai/ifa)


Selengkapnya
1187

Hari Kedua Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id – Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024 kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, kemarin (tanggal 1 September 2024). Di hari kedua yang sekaligus hari terakhir pemeriksaan kesehatan ini,  Bakal Pasangan Calon Junaedi Malik dan Khusnun Amin menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani. Sedangkan Bakal Pasangan Calon Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi menjalani pemeriksaan kesehatan rohani.  "Pada hari ini, kedua bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto telah menjalani seluruh rangkaian tes kesehatan dengan lancar. Proses pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani yang dilakukan kemarin diharapkan dapat memberikan hasil yang memuaskan bagi semua pihak terkait. Kami menantikan hasil akhir dari tim pemeriksa kesehatan, yang akan menentukan kelayakan calon dalam mengikuti tahapan selanjutnya," ujar Ulil Abshor, komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kota Mojokerto. "Perlu dicatat bahwa penilaian akhir mengenai kesehatan calon tidak dilakukan oleh KPU Kota Mojokerto, melainkan oleh tim pemeriksa kesehatan yang berwenang. Kami percaya bahwa proses ini akan berlangsung dengan transparan dan profesional, sehingga hasilnya dapat diterima dan dihargai oleh semua calon," tambahnya. Hasil dari pemeriksaan ini nantinya akan diumumkan dan digunakan sebagai bagian dari pemenuhan syarat verifikasi dokumen pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024.(hai/ifa)


Selengkapnya
1177

Hari Pertama Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024

Surabaya, kota-mojokerto.kpu.go.id – Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024 menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, selama 2 hari, yakni tanggal 31 Agustus 2024 dan tanggal 1 September 2024. Di hari pertama, Bakal Pasangan Calon Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi, menjalani pemeriksaan kesehatan jasmani. Sedangkan Bakal Pasangan Calon Junaedi Malik dan Khusnun Amin menjalani pemeriksaan kesehatan rohani.  Untuk diketahui, pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari persyaratan calon yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024. Menurut komisioner Divisi Teknis KPU Kota Mojokerto, Ulil Abshor, pemeriksaan kesehatan ini dirancang untuk menilai kesiapan jasmani dan rohani calon agar memenuhi syarat sebagai pemimpin daerah. "Pemeriksaan hari ini meliputi berbagai aspek, baik jasmani maupun rohani, untuk memastikan bahwa semua calon dalam kondisi optimal untuk menjalankan tugas mereka nanti," ujar Ulil. Hasil dari pemeriksaan ini nantinya akan diumumkan dan digunakan sebagai bagian dari pemenuhan syarat verifikasi dokumen pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024.(hai/ifa)


Selengkapnya
1177

KPU Kota Mojokerto Hadiri Rakor Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id – KPU Kota Mojokerto menghadiri Rapat Koordinasi Bersama Stakeholder dan Lauching Pemetaan Kerawanan Pemilihan Serentak 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kota Mojokerto, Minggu (18/08). Rakor ini merupakan salah satu upaya untuk menguatkan sinergi antara penyelenggara pemilu dan para stakeholder terkait, sekaligus sebagai forum diskusi untuk memperjelas tanggung jawab masing-masing pihak dan meningkatkan pemahaman tentang peran mereka dalam memastikan integritas pemilu. Dalam acara tersebut, KPU Kota Mojokerto diwakili Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Muhammad Oggy Yulian Pratama.  Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Mojokerto, Dian Pratmawati menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu. Melalui program edukasi dan sosialisasi, masyarakat diharapkan lebih aktif dalam melaporkan pelanggaran atau kecurangan yang mungkin terjadi. "Partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah dalam pengawasan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas pemilu," tambah Dian.  Diskusi dalam forum tersebut mencakup berbagai topik, seperti pengawasan terhadap proses pemungutan suara, penanganan sengketa pemilu, upaya pencegahan kecurangan, serta cuaca ekstream yang sedang terjadi dan netralitas. Peserta forum sepakat bahwa koordinasi yang baik antar semua pihak akan menghasilkan proses pemilu yang lebih bersih, kredibel, dan aman. Sementara itu, Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Mojokerto, Oggy Yulian menyatakan, "Penyelenggara pemilu dan stakeholder memiliki peran yang sangat penting. Bawaslu berfungsi sebagai pengawas untuk memastikan setiap tahap pemilu berlangsung sesuai dengan ketentuan, sedangkan KPU bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilu itu sendiri. Keterlibatan stakeholder lainnya, seperti masyarakat dan media, juga sangat krusial dalam menciptakan pemilu yang berkualitas." Dengan peran serta semua pihak yang terlibat, diharapkan pemilu di Kota Mojokerto dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar diinginkan oleh rakyat.(hai/ifa)


Selengkapnya
1151

Anggota KPU Jatim Tinjau Persiapan KPU Kota Mojokerto untuk Pendaftaran Pencalonan

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id – Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Bapak Eka Wisnu Wardhana, Divisi Sumber Daya Manusia dan Penelitian dan Pengembangan melakukan tinjauan ke KPU Kota Mojokerto untuk mengevaluasi persiapan tahapan pendaftaran pencalonan Pilkada Tahun 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas, sistem, dan prosedur pendaftaran calon kepala daerah. Di ruang rapat KPU Kota Mojokerto, yang dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Kota Mojokerto beserta jajaran sekretariat, Senin (12/8/2024). Ketua KPU Kota Mojokerto, Bapak Usmuni mengenalkan Anggota KPU Kota Mojokerto yang baru. Beliau melaporkan bahwa persiapan sudah dilakukan. Diskusi selama kunjungan mencakup potensi tantangan dan langkah mitigasi yang disarankan oleh KPU Jatim. Dengan adanya kunjungan dari KPU Provinsi Jawa Timur ini, diharapkan persiapan proses pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Mojokerto Tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur pencalonan yang telah ditetapkan. (hai/ifa)


Selengkapnya
1249

KPU Kota Mojokerto Tetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Serentak 2024 dalam Rapat Pleno Terbuka

Mojokerto, kota-mojokerto.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto baru saja melaksanakan Rapat Pleno Terbuka untuk merekapitulasi dan menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Acara ini digelar di Hotel Raden Wijaya, Mojokerto. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kota Mojokerto, Ketua dan anggota Bawaslu, perwakilan 9 partai politik yang memperoleh kursi di DPRD kota Mojokerto, serta para PPK dan PPS Kota Mojokerto. Minggu(11/8/2024). Ketua KPU Kota Mojokerto, Usmuni, membuka acara dengan menekankan pentingnya rapat pleno ini sebagai langkah awal dalam memastikan keakuratan dan validitas daftar pemilih. Menurut Usmuni, proses ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi merupakan bagian integral dari tahapan pemilihan umum yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 7 Tahun 2024 tentang Penyusunan Daftar Pemilih. “Kami bertujuan untuk memastikan bahwa daftar pemilih yang kami tetapkan adalah yang paling akurat dan dapat diandalkan,” ujar Usmuni. Rapat pleno terbuka ini juga diwarnai dengan pembacaan tata tertib rapat pleno, dilanjutkan pembacaan rekap. Usmuni mengungkapkan bahwa berdasarkan keputusan KPU Kota Mojokerto Nomor 178 Tahun 2024, jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPS adalah sebanyak 105.397 orang. Jumlah ini terdiri dari 52.124 pemilih laki-laki dan 53.273 pemilih perempuan, yang akan tersebar di 192 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dua dari TPS tersebut merupakan TPS Lokasi Khusus. Kecamatan Magersari mencatat jumlah pemilih terbanyak dengan 44.894 orang, yang akan menggunakan 82 TPS. Sementara itu, Kecamatan Prajurit Kulon memiliki 31.281 pemilih dengan 56 TPS, dan Kecamatan Kranggan memiliki 29.222 pemilih yang akan ditempatkan di 54 TPS. Selama rapat pleno, Bawaslu Kota Mojokerto juga memberikan masukan dan saran yang penting. Usmuni mengonfirmasi bahwa semua masukan dari Bawaslu telah dipertimbangkan dan diintegrasikan dalam berita acara rapat. "Kami menghargai setiap masukan dan saran dari Bawaslu untuk memperbaiki dan menyempurnakan daftar pemilih," kata Usmuni. Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Mojokerto, Muhammad Oggy Yulian, menjelaskan bahwa proses pemutakhiran data pemilih telah dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai tahapan, mulai dari Petugas Pantarlih hingga rapat pleno di tingkat kecamatan. Oggy juga mengumumkan bahwa DPS akan diumumkan kepada publik mulai 18 hingga 27 Agustus 2024, sebelum akhirnya ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). KPU Kota Mojokerto mengharapkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam memberikan masukan terkait penyusunan DPT. “Kami mengajak masyarakat untuk memeriksa dan memastikan bahwa mereka terdaftar dengan benar dalam DPS. Masukan dari publik sangat penting untuk memastikan akurasi data pemilih,” imbuh Oggy. Rapat pleno ini diakhiri dengan penyerahan salinan berita acara dan surat keputusan kepada jajaran Forkopimda Kota Mojokerto dan Bawaslu Kota Mojokerto.  Dengan berlangsungnya rapat pleno ini, KPU Kota Mojokerto menunjukkan komitmennya untuk menjalankan proses demokrasi dengan transparan dan akuntabel, demi memastikan Pilkada Serentak 2024 berlangsung dengan jujur dan adil. KPU Kota Mojokerto siap melanjutkan tahapan berikutnya dan berharap partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk suksesnya pemilihan umum mendatang.(hai/ifa)


Selengkapnya